Mitos atau Fakta, Hujan-hujanan Membuat Anak Sakit

Cuaca sedang tidak menentu, nih, Bun. Hari ini cuaca terasa sangat panas dan cerah sekali, tapi besok bisa turun hujan seharian. Untuk itu, jangan lupa bekali si kecil dengan vitamin daya tahan tubuh untuk anak sebelum dia beraktivitas agar imunitas tubuhnya tetap kuat dan terjaga. Tidak menentunya kondisi cuaca saat ini, tentu membuat Bunda khawatir, apalagi saat sedang hujan seharian. Bukan tidak mungkin kalau si kecil akan meminta izin untuk bermain hujan-hujan dengan temannya. Tidak heran jika Bunda ada keinginan untuk melarangnya karena khawatir si kecil akan terserang penyakit, seperti flu, pusing, dan parahnya bisa menjadi demam. Tapi, benarkah bermain hujan bisa membuat anak sakit?

Ternyata, selama kondisi tubuh si kecil kuat dan fit, hujan-hujanan bukan menjadi suatu masalah, lho, Bunda. Sebenarnya bukan hujannya yang membuat sakit, melainkan imunitas tubuh si kecil yang lemah. Jika kondisi imunitasnya lemah, si kecil akan berisiko terekspos bakteri dan virus yang naik ke udara karena cipratan hujan yang jatuh ke tanah. Kuman juga bisa menyebabkan anak sakit, itu sebabnya hindari bermain hujan dari air yang turun melalui atap rumah dan sudah tercampur dengan berbagai kotoran.

Penyakit yang umum terjadi pada anak setelah bermain hujan adalah pilek. Pilek sendiri merupakan kondisi ketika hidung terasa mampet dan banyak mengeluarkan lendir atau ingus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa virus influenza cenderung lebih mudah menyebar selama musim hujan. Suhu dingin saat hujan juga membuat anak lebih rentan terkena pilek karena membuat aliran darah di hidung terhambat sehingga memicu gejala pilek. Hal ini bisa membuat anak yang memiliki alergi dingin mengalami kekambuhan gejala.

Saat kedinginan inilah tubuh mau tak mau akan mengeluarkan tenaga yang lebih besar dan berlebihan. Nah, jika daya tahan tubuh sedang lemah, tubuh pun akan kesulitan untuk mengimbangi perubahan suhu yang terlalu drastis dan akhirnya menjadi sakit.

Jika kondisi tubuh si kecil sedang kuat dan fit, Bunda bisa membiarkan anak untuk hujan-hujanan. Tak hanya mendekatkan anak kepada alam, bermain hujan juga bisa membuat tubuh anak beradaptasi dan lebih kuat. Sebab saat bermain hujan, tubuh si kecil akan berupaya mengimbangi perubahan suhu yang drastis. Artinya, jika bermain hujan sesekali, tubuh anak akan lebih terlatih sehingga lebih mampu beradaptasi dengan suhu dingin.

Jadi, Bunda, selama kondisi tubuh dan imunitas si kecil sedang baik dan fit, tidak ada salahnya untuk mengizinkan ia hujan-hujanan, ya. Pastikan saja bahwa hujannya tidak membahayakan si kecil, seperti terlalu deras, hujan angin, atau hujan yang disertai gemuruh petir. Selain itu, Bunda juga harus mengawasi si kecil dan jangan biarkan dia bermain terlalu lama, ya, Bunda.

Semoga bermanfaat!

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.